Ledakan di Tambang Emas Nanggung Bogor, Polisi Masih Identifikasi Jumlah Korban
https://www.kawunglarang.com/2026/01/ledakan-di-tambang-emas-nanggung-bogor.html
KAWUNGLARANG.COM -Bogor, Musibah besar terjadi di sebuah pertambangan emas milik PT.Antham wilayah nanggung, Bogor. Kebocoran gas beracun yang terjadi pada Selasa dinihari ( 13/01 ) dikabarkan memakan korban jiwa yang hingga saat ini masih belum dipastikan jumlahnya.
Dalam pesan berantai yang beredar di masyarakat kota Bogor, bencana tersebut memakan ratusan korban jiwa. Namun Kapolsek Nanggung AKP Ucup Supriatna, S.Pd., M.Pd. menegaskan, bahwa jumlah korban dan penyebab pasti kejadian masih dalam proses penyelidikan intensif. Informasi yang beredar di pesan berantai media sosial hingga kini statusnya belum bisa dinyatakan akurat.
Mengutip dari suarabogor.id, upaya verifikasi kebenaran kabar tersebut menemui jalan buntu yang berbahaya. Aparat kepolisian yang diterjunkan ke lokasi justru tertahan dan tidak bisa menembus titik nol kejadian (TKP). Polsek Nanggung yang langsung mendatangi lokasi bersama tim internal PT Antam harus berhadapan dengan kondisi alam yang ekstrem. Bukan sekadar medan yang terjal, namun ancaman udara beracun menjadi penghalang utama.
Tantangan kepolisian bukan hanya melawan asap, tetapi juga memvalidasi informasi yang terlanjur viral di kalangan anak muda dan warga Bogor. Jarak tempuh yang jauh ke dalam hutan dan medan yang sulit dijangkau sinyal membuat update informasi menjadi lambat.
Berdasar dugaan awal, Kapolsek Ucup Supriatna memastikan bahwa insiden ini tidak melibatkan pekerja resmi perusahaan pelat merah tersebut, melainkan diduga kuat para penambang emas tanpa izin (PETI) yang kerap nekat menggali lubang tikus. Resiko keracunan zat kimia atau gas bumi di dalam lubang tambang ilegal yang minim ventilasi memang menjadi ancaman mematikan bagi para gurandil yang bertaruh nyawa demi butiran emas.
Hingga saat ini petugas masih terus melakukan pencarian dengan hati - hati dikarenakan kondisi dilapangan cukup beresiko bagi petugas
Sementara dari pihak PT.Antham sendiri juga belum memberikan keterangan resmi terkait insiden tersebut (AP)


.jpeg)

