Menanam Pohon Akasia, Investasi Aman dan Menjanjikan

Potret KawungLarang, (PKL)- Cara Menanam Pohon Akasia - Akasia (acacia mangium) merupakan tanaman kayu yang dikembangkan di daerah Malaysia Barat dan tersebar ke daerah filipina dan Indonesia seperti Papua dan Maluku. Tanaman pohon Akasia ini sangat mudah sekali tumbuh dan tidak memerlukan perawatan yang sulit, sehingga tanaman ini banyak juga dijumpai hampir diseluruh wilayah di Indonesia. Pohon akasia biasanya banyak dimanfaatkan sebagai penghijau di Hutan tanaman rakyat atau di area reklamasi. 


Cara menanam akasia, budidaya pokok akasia, akasia, acacia mangium

Untuk membudidayakan pohon akasia (acacia mangium) dapat dilakukan dengan menggunakan semai biji. Berikut beberapa langkah cara menanam akasia dari bijinya

Menyiapkan Benih Akasia
Pilih biji akasia yang tua dan memiliki bentuk biji yang sempurna (tidak keriput)
Jemur biji akasia selama 5-6 jam di terik matahari, kemudian angkat dan letakkan di area yang teduh
Siapkan media persemaian, bisa menggunakan polybag atau rak semai. Namun anda juga bisa membuat media semai dengan menggemburkan tanah dan membentuk seperti tegalan. 

Campurkan pupuk kompos, tanah, dan pasir sebagai media semai dengan perbandingan 1:1:1. Biarkan selama 1 hari sebelum ditaburi biji akasia.

Rendam biji akasia selama 1 malam sebelum di semai, pisahkan biji yang tenggelam dan buang biji akasia yang mengapung karena kemungkinan tumbuh kecil.

Angkat biji akasia dan tiriskan, kemudian tebarkan secara merata di media semai. Tutup menggunakan lapisan tanah secara merata dan tipis. 
 
perkebunan pohon akasia

Tutup bagian atas dengan pelastik transparan atau dedaunan dengan jarak 30cm dari permukaan semaian. hal ini untuk menjaga kelembaban media semai.

Lakukan penyiraman pagi dan sore hari dengan penyiraman yang tipis, hanya untuk menjaga kelembaban lahan semaian saja.

Setelah bibit tumbuh, buka pelastik atau penutup semaian.
Bibit akasia dapat dipindahkan ke polybag yang lebih besar setelah mencapai ketinggian 15cm -20cm. Dan letakkan ke lahan yang lebih luas untuk menunggu bibit siap ditanam di lahan tanam permanen atau sekitar usia penyemaian 5 - 6 bulan.

Menyiapkan lahan Tanam

Buatlah lubang tanam dengan ukuran 40cm x 40cm dengan kedalaman 40cm. Isi lubang dengan menggunakan capuran tanah, pupuk kandang dan pasir dengan perbandingan 1 : 2 : 1 (1 tanah : 2 pupuk kandang : 1 pasir) sampai penuh. Biarlkan lubang tanam selama 2 - 3 minggu sebelum ditanami. Buat lubang yang sama dengan jarak tanam 4 meter antar lubang dan isi juga dengan capuran tanah , pupuk kandang dan pasir.

Menanam Bibit Akasia

Lakukan penanaman pada awal musim penghujan agar tidak memerlukan usaha yang banyak untuk penyiraman. Bibit akasia yang telah memiliki tinggi batang sekitar 50cm dapat dipindahkan ke lubang tanam yang disediakan. Gali kembali lubang tanam dengan menggunakan cangkul, dan letakkan tanah galian di sebelah lubang. Buka polybag semaian secara perlahan, masukkan bibit akasia ke dalam lubang tanam kemudian tutup kembali dengan tanah galian. Padatkan tanah penutup dengan menginjak secara perlahan.

Merawat Tanaman Akasia

Perawatan pohon akasia terbilang cukup mudah, tanaman ini tidak memerlukan perhatian khusus saat dibudidayakan. Pemupukan juga diperlukan yaitu dengan menambahkan pupuk kandang pada saat umur tanaman 6 bulan setelah tanam. Apabila tanaman akasia terserang hama, lakukan penyemprotan dengan insektisida. Perawatan lain yang diperlukan adalah pemangkasan cabang, pemangkasan cabang batang akasia diperlukan agar kualitas kayu baik atau tidak terlalu banyak mata kayu (sebutan untuk bekas cabang). Pemangkasan cabang sebaiknya dilakukan segera saat tanaman akasia masih kecil, agar tidak terlambat dan mengakibatkan mata kayu akan semakin jelas terlihat dan menyulitkan saat kayu akan diolah kelak.

Sebenarnya pohon akasia yang tumbuh tidak perlu dirawatpun akan tetap tumbuh subur asalkan tanah di lahan tanamnya mengandung banyak unsir hara. Perawatan khusus diperlukan jika area tanam adalah area yang tandus.

Pohon akasia yang telah berumur 7 tahun dapat ditebang dan kayunya dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku pembuatan lemari, kursi, mebel, dan furniture lainnya. Kayu akasia juga terbilang baik kualitasnya.

Itulah beberapa langkah sederhana menanam akasia, tanaman ini banyak digemari karena daya tumbuhnya cepat dan adaptasi terhadap lingkungan sangat baik.

Dan berbicara soal harga kayu akasia, harga perkubik kayu akasia log (gelondong) dipengaruhi oleh beberapa faktor sebagaimana harga jenis kayu lain pada umumnya. Faktor-faktor tersebut adalah besar-kecilnya diameter batang dan panjang-pendeknya ukuran batang. Semakin besar diameter batang maka semakin mahal harga perkubiknya, begitu juga mengenai ukuran panjang batangnya, semakin panjang ukuran potongan batang maka harganya juga semakin mahal.

Untuk lebih detailnya, anda bisa melihat daftar harga kayu akasia (log) berikut ini :
Diameter Kayu
10 – 13 cm
16 – 19 cm
22, 25 dan 28 cm
30 – 39 cm

10 – 13 cm
16 – 19 cm
22, 25 dan 28 cm
30 – 39 cm

10 – 13 cm
16 – 19 cm
22, 25 dan 28 cm
30 – 39 cm

10 – 13 cm
16 – 19 cm
22, 25 dan 28 cm
30 – 39 cm
Panjang Kayu
1-1,9 meter
1-1,9 meter
1-1,9 meter
1-1,9 meter

2-2,9 meter
2-2,9 meter
2-2,9 meter
2-2,9 meter

3-3,9 meter
3-3,9 meter
3-3,9 meter
3-3,9 meter

4 meter up
4 meter up
4 meter up
4 meter up
Harga Kayu akasia per Kubik
Rp 628.000
Rp 733.000
Rp 880.000
Rp 1.113.000

Rp 653.000
Rp 774.000
Rp 959.000
Rp 1.212.000

Rp 684.000
Rp 823.000
Rp 1.033.000
Rp 1.325.000

Rp 715.000
Rp 877.000
Rp 1.121.000
Rp 1.455.000



Sumber: (Bijibersemi.com)-Rimba kita



Konsultan HRD

Related

Info (K-L) 2297805103213652183

Posting Komentar

emo-but-icon

Random News

AD BANNER

HOT INFO

Hubungi kami

Nama

Email *

Pesan *

Jumlah Pengunjung

item