Drama "COD Maut" di Cipayung: Maling Depok Jualan di FB, Ketemunya Malah Sama "Lord" Korban!
https://www.kawunglarang.com/2026/01/drama-cod-maut-di-cipayung-maling-depok.html
KAWUNGLARANG.COM - DEPOK, - Pepatah "sepandai-pandainya tupai melompat akhirnya jatuh juga" sepertinya perlu direvisi menjadi "sepandai-pandainya maling jualan di Facebook, akhirnya COD sama pemiliknya juga."
Sabtu kelabu, 10 Januari 2026, menjadi hari yang penuh air mata bagi warga Jalan H. Dul RT 07/05, Bojong Pondok Terong, Cipayung, Depok. Bukan karena putus cinta, tapi karena dua unit motor kebanggaan warga—Honda Genio dan Honda Beat Street—mendadak "raib" dari parkiran tanpa pamit.
Dua korban yang motornya "di-ghosting" ini tidak tinggal diam. Alih-alih galau meratapi nasib sambil dengerin lagu sedih, mereka bersama pasukan "intelijen" teman-temannya langsung melancarkan operasi senyap di jagat maya. Target mereka satu: Marketplace Facebook, tempat di mana barang-barang "ajaib" sering muncul.
Operasi "Cintaku Tertinggal di Marketplace"
Setelah berhari-hari scrolling sampai jempol keriting, harapan itu muncul! Sebuah postingan di Facebook menampilkan sosok Honda Genio yang sangat familiar. Dari lecetnya, dari auranya, sang pemilik yakin: "Ini motor gue yang hilang!"
Bukannya lapor polisi dengan tangan hampa, para korban ini malah main halus. Mereka menyamar jadi pembeli potensial yang seolah-olah "ngebet" pengen punya motor baru. Chat manis pun diluncurkan, tawar-menawar harga dilakukan bak drama pembeli dan penjual profesional.
"Bang, motornya masih ada? Bisa COD (Cash on Delivery)?" tanya korban dalam penyamarannya. Si maling yang merasa di atas angin, tanpa curiga menyanggupi. Dia pikir hari itu dia bakal dapet cuan, eh ternyata malah dapet "jemputan" ke kantor polisi.
Detik-Detik Penangkapan yang Dramatis
Kamis, 15 Januari 2026, disepakatilah titik pertemuan. Si maling datang dengan gaya santai, mungkin sudah membayangkan uang hasil jualan motor akan cair untuk beli seblak atau kuota internet. Namun, begitu sampai di lokasi, dia tidak menemukan pembeli yang bawa uang gepokan, melainkan rombongan korban dan "pasukan elit" warga yang sudah siap menyambut.
Wajah si maling yang tadinya sumringah mendadak pucat pasi seputih kapas. Rencana mau COD (Cash on Delivery) berubah drastis jadi COD (Ciduk Oh Ditangkap!). Dua pelaku berinisial JWA dan D tak berkutik saat dikepung massa dan langsung diamankan pihak kepolisian.
Hikmah Kejadian
Kini, kedua pelaku harus meratapi nasibnya di balik jeruji besi. Pelajaran berharga buat para oknum "tangan panjang": Kalau mau jualan di Facebook, pastikan barangnya milik sendiri, bukan hasil "pinjam paksa" punya tetangga di Jalan H. Dul.
Bagi warga Depok lainnya, tetap waspada dan gunakan kunci ganda. Dan jangan lupa, kekuatan "Intelijen Facebook" warga ternyata lebih ngeri daripada detektif manapun!(Ap)




