Lautan Manusia dan Gema Sholawat Sambut Kedatangan Vico, Pengembara Jalan Kaki Pulang-Pergi Ciamis-Mekah di Balai Desa Rancah
https://www.kawunglarang.com/2026/08/vico-jalan-kaki-ciamis-mekah-tiba-di-rancah.html
![]() |
| Momen penuh tetesan air mata haru saat Kang Vico (Elvico) bersujud dan diterima langsung oleh kedua orang tuanya di dalam Balai Desa Rancah, Minggu malam (16/8/2026). (Foto: Tangkapan Layar LIVE). |
Berdasarkan pantauan langsung di lapangan, tepat pada pukul 19.30 WIB, Kang Vico tiba di titik pemberhentian akhir di Balai Desa Rancah. Di tempat ini, pihak keluarga sudah bersiap menanti dan langsung menerima kepulangan Kang Vico secara resmi. Isak tangis haru keluarga langsung pecah berbaur dengan lantunan gemuruh sholawat yang dikumandangkan oleh lautan manusia yang diperkirakan mencapai ratusan hingga ribuan warga setempat.
Sebelum memasuki area kantor desa, sisa jarak terakhir ditempuh dengan pengawalan sangat ketat. Suara sirine dari mobil kepolisian berpadu dengan konvoi ratusan kendaraan bermotor milik warga yang ikut mengiringi langkah kaki terakhir Kang Vico menuju gerbang penyambutan utama.
Setibanya di dalam Balai Desa, suasana formal namun penuh khidmat langsung terasa melalui acara seremonial penyambutan resmi. Acara ini dihadiri dan diisi oleh pidato kehormatan dari jajaran pemerintah setempat, mulai dari Camat Rancah hingga Lurah/Kepala Desa Rancah. Tak ketinggalan, para sesepuh dan tokoh masyarakat dari Dusun Karanganyar—dusun kelahiran Kang Vico—turut hadir memberikan sambutan hangat dan doa restu atas kepulangan sang pengembara legendaris.
Menariknya, momentum kepulangan Kang Vico yang berjalan kaki menembus rute antarnegara ini juga disangkutpautkan netizen dengan angka keramat kemerdekaan Indonesia. Banyak warga di kolom komentar siaran langsung (live) yang menyadari bahwa sang pengembara telah melintasi total 17 negara dalam misinya, dan kini ia berhasil finish disambut hangat keluarganya tepat menjelang peringatan Hari Kemerdekaan RI pada 17 Agustus. Keselarasan angka 17 ini dinilai netizen bukan sekadar kebetulan, melainkan simbol perjuangan nyata dan hadiah kemerdekaan yang luar biasa bagi warga Ciamis.
Aksi nekat yang penuh keajaiban ini sebelumnya sempat viral di berbagai platform media sosial hingga menuai liputan khusus dari media nasional terkemuka seperti Detikcom. Kini, setelah perjalanan panjang ribuan kilometer dengan mengandalkan kedua kakinya, pengembara legendaris dari Ciamis ini telah menuntaskan rindunya bersama keluarga, sesepuh lembur, dan seluruh masyarakat Kecamatan Rancah.
"Semoga apa yang telah dilakukan oleh Kang Vico selama menempuh perjalanan suci ini senantiasa mendapatkan limpahan pahala yang berlipat ganda dari Allah SWT. Perjuangan tanpa lelah ini juga diharapkan dapat menjadi ladang inspirasi, mempertebal iman, serta menumbuhkan motivasi besar bagi generasi muda di Kabupaten Ciamis, khususnya di lingkungan Dusun Karanganyar, Desa Rancah, Kecamatan Rancah, untuk pantang menyerah dalam menggapai impian mulia mereka."(Red/Kawunglarang.Com)




